Ini adalah sebuah kisah dari sebuah buku yang selalu menginspirasi saya untuk selalu berusaha dan terus berusaha. Al kisah ceritannya langsung saja kita simak di TKP( Nada suara Parto dalang di OVJ).
Bermula dari keinginan seorang pemuda pangil saja Agus(bukan nama sebenarnya) yang ingin mencari pekerjaan di kota besar di negaranya tanpa berbekal ijazah yang tinggipun dia nekat pergi, entah dapat bekerja menjadi apa yang penting dia mendapat rupiah bahkan dolar yang halal. Hanya berbekal keyakinan akan ada jalan dari Allah swt terhadap kerja kerasnya kini. Mulailah dia masuki setiap perusahaan yang ada satu persatu, namun jawaban dari perusahaan sama semua,
Agus :" Pak saya ingin melamar pekerjaan di perusahaan Bapak, entah jadi apa aja tidak apa apa pak"
Penguji: "Baiklah nak boleh saja, namun perlihatkan ijazah anda agar saya bisa menentukan pekerjaan yang cocok untuk anda"
Agus :" ya pak, ijazah yang saya mimiliki cuman ini"
Penguji:" hah maap nak, disini hanya menerima ijazah sarjana"
Dengan tak putus asa Agus pindah mencari perusahaan lain yang mau menerima dia bekerja. Dia tak mau perjuangan jauhnya sampai di kota ini sia-sia. Sampailah di sebuah perusahaan.
Agus :" Pak saya mau melemar pekerjaan di sini"
Penguji:" Baiklah nak perlihatkan ijazah dan surat surat lainya!"
Agus :" ini pak cuma sampai sma saya sekolah"
Penguji: " Waduh nak kayaknya sudah tidak ada lowongan yang bukan sarjana"
Agus : "Saya mohon pak, saya rela jadi tukang bersih bersih di perusahaan ini".
Penguji:" gimana yaa!.. Begini aja kamu aku terimadi bagian Office boy"
Agus :" terimakasih pak"
Setelah satu jam mengisi formulir dan perlengkapan lain Agus di bingungkan oleh sebuah kolom pengisian yang menyebutkan harus mengisi alamat email,
Agus :" maaf pak saya tidak memiliki email"
Penguji: " wah gimana kamu ini, jaman modern ini email penting banget, semua orang harus memiliki email", maaf nak di perusahaan ini hanya menerima orang yang mengerti akan modernisasi terutama memiliki email"
Dengan berat hati Agus melangkah keluar dari pintu perusahaan, sembari berjalan keluar Agus menatapi gedung perusahaan yang begitu tinggi dan megah dalam hatinya bertanya apakah semua orang di dalamnya punya email semua?...
Ditengah keputus asaan nya agus berjalan melewati sebuah pasar...Dalam benaknya berpikir" jika aku pulang ke desa pasti semua keluarganya pasti kecewa...Dengan uang yang menipis Agus memutuskan untuk berjualan sayur karena pekerjaan itu tak memerlukan email. Kemudian ia membelikan seluruh uangnya untuk membeli sayuran, ia mendapatkan satu karung sayuran. Ia menjual sayuranya dari pintu ke pintu rumah para penduduk sampai malam menjelang. Akhirnya setelah sayurannya habis uangnya betambah dua kali lipat dari sebelumnya, ia menyisihkan 20%nya untuk makan dan untuk keperluan lainnya seperti uang untuk menginap di kosan yang paling murah. Dan 80% membelikan sayuran lagi. Dihari berikutnya ternyata modal uangnya bertambah 3,5 kali. Dia semakin bersemangat. 4 tahun berikutnya dari hasil menjual sayuran melalui pintu ke pintu ia beralih menjual sayurannya menggunakan sebuah pick up( mobil bergerobak) dari hasil jerih payahnya. Setelah bertahun-tahun menjual sayuran iapun menjadi pengusaha sayur yang sukses dan menjalin kerjasama ke luar negeri. Suatu ketika ia membuat sebuah kontrak kerja sama dengan pengusaha luar negeri.
Pengusaha:" Pak apa rahasia bapak bisa menjadi pengusaha sukses seperti ini?"
Agus :" pokoknya usaha, doa, usaha doa usaha doa"
Pengusaha:" owh gitu yaaa......Ini pak saya minta alamat Email bapak untuk kerja sama berikutnya agar mudah transaksinya!"
Agus :"waduh pak saya tak punya email,,,,(sambil dahinya mengerut)
Pengusaha:" haaah bapak tidak punya email...bapak tidak punya email aja bisa jadi pengusaha sukses gini bagaimana kalau punya email pasti suuuuuuukseeees bgt tuh"
Agus : " kalau punya email saya pasti jadi office boy"( sambil tersenyum)
Pengusaha: "haaa"(sambil keheranan dan ke bingungan)"
Dari kisah di atas dapat kita ambil hikmah, hikmahnya tentu bukan masalah karena tidak punya email terus jadi sukses, melainkan dengan usaha usaha keras akan berbuah kesuksesan kelak, meskipun karena hal sepele ,nasib seseorang akan berubah karena usaha seseorang tersebut. seperti firman Allah swt;" Aku takkan merubah nasib seseorang kecuali dia merubah nasibnya sendiri"...jangan berkecil hati hanya dikarenakan memeliki kemampuan yang biasa saja. Orang dengan kemampuan biasa bagaikan samudra yang belum pernah di arungi, pulau baru yang belum di jelajahi yang menunggu kita untuk menjelajahinya dan mengarunginya, kita tak tau apakah yang ada didalamnya tersembunyi suatu harta karun yang melimpah yang belum pernah ada sebelunya dan dunia yang indah yang menunggu untuk kita buka.
Semoga dengan ini kita bisa mendaptkan sesuatu yang bermanfaat.
Minggu, 30 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar